Sunday, January 29, 2017

Tiket Masuk Gunung Tangkuban Perahu

0 comments
Gunung Tangkuban Perahu atau gunung yang terkenal dengan legendanya sangkuriang, merupakan salah satu tempat wisata yang terkenal di Bandung Jawa Barat. Tempat wisata ini sangat kental akan sejarahnya yang terkenal hingga sering di tayangkan di televisi - televisi. Saya yakin bahwa dari mulai anak kecil hingga orang dewasa sudah tahu akan sejarah tempat wisata yang satu ini. 

Gunung yang berdekatan dengan daerah Lembang ini ternyata merupakan salah satu gunung yang masih aktiv dan menjadi tempat wisata primadona untuk daerah Jawa Barat. Tempat wisata ini memiliki keunikan serta keindahan panorama serta kesejukan udaranya yang mampu menarik minat dari para pengunjung untuk bisa berkunjung ke objek wisata yang satu ini.

Gunung Tangkuban Perahu Bandung
Nah, berhubung kali ini Hotel di Indonesia ingin membahas tiket masuknya, jadi pembahasan lengkap mengenai gunungnya Anda bisa lihat di postingan berikutnya. 

Tiket Masuk Gunung Tangkuban Perahu

Untuk Harga Tiket Masuk ke objek wisata di Bandung yang satu ini ternyata memang cukup lumayan mahal, karena fasilitas yang diberikannya pun cukup sesuai dengan harga tiket masuknya. Berikut ini daftarnya.

Tiket Masuk Gunung Tangkuban Perahu Untuk Wisatawan Lokal
  • Weekdays = Senin - Jum'at = 20.000,- / orang
  • Weekend =  Sabtu - Minggu = 30.000,- / orang
Tiket Masuk Gunung Tangkuban Perahu Untuk Wisatawan Mancanegara
  •  Weekdays = Senin - Jum'at = 200.000,- / orang
  • Weekend = Sabtu - Minggu = 300.000,- / orang
Tiket Masuk Untuk Kendaraan Lokal
  • Untuk Roda 2 = 12.000,- 
  • Untuk Roda 4 = 25.000,- 
  • Untuk Roda 6 = 110.000,- 
  •  Untuk Sepeda = 10.000,- 
Tiket Masuk Untuk Kendaraan Asing
  • Untuk Roda 2 = 17.000,- 
  • Untuk Roda 4 = 35.000,- 
  • Untuk Roda 6 = 150.000,- 
  • Untuk Sepeda = 10.000,-
Read more ►
Related Posts Widget For Blogger with ThumbnailsBlogger Templates

Thursday, January 26, 2017

Kabupaten Garut

0 comments

"Garut"

Garut Merupakan kabupaten yang memiliki keanekaragaman mulai dari alam, butan hingga budaya dan juga kelengkapan dari sisi amenitas mulai dari restoran, akomodasi, tempat berbelanja, dan juga aksesibilitas.

Kabupaten Garut 


Kabupaten Garut terbentuk akibat pembubaran Kabupaten Limbangan tahun 1811 oleh Deandels. Hal itu disebabkan oleh produksi kopi dari daerah Limbangan menurun hingga titik paling rendah nol dan bupatinya menolak pereintah menanam nila (indigo). Pada tanggal 16 Pebruari 1813, Letnan Gubernur di Indonesia yang pada waktu itu dijabat oleh Raffles. telah mengeluarkan Surat Keputusan tentang pembekuan kembali Kabupaten Limbangan yang beribukota di Suci. Sebagai sebuah ibukota Kabupaten, Suci tidak memenuhi persyaratan karena daerahnya sempit untuk perluasan kota. Oleh karena itu, Bupati Limbangan, Adiwijaya (1813-1831) membentuk sebuah panitia guna mencari tempat yang cocok bagi ibukota Kabupaten. Pada akhirnya panitia menentukan lokasi ke arah Barat Suci, sekitar 5 KM. Selain tanahnya subur, tempat tersebut memiliki sumber mata air dan sungai yaitu Cimanuk dengan pemandangan yang indah dikelilingi gunung, seperti : Gunung Cikuray, Papandayan, Guntur, Galunggung, Talaga Bodas dan Gunung Karacak. 

Pada waktu itu panitia menemukan mata air yang tertutup semak berlukar berduri, salah seorang dari mereka tangannya kakarut (tergores) dan orang Belanda meniru kata itu dengan menyebut gagarut. Sejak saat itu, para pekerja dalam rombongan panitia menamai tanaman berduri tersebut ditemukannya Ci Garut, daerah sekitar itu dikenal dengan nama Garut. Cetusan nama Garut tersebut direstui oleh Bupati Kabupaten Limbangan Adipati Adiwijaya untuk dijadikan Ibu Kota Kabupaten Limbangan. Dengan Surat Keputusan Gubernur Jendral No : 60 tertanggal 7 Mei 1913, nama Kabupaten Limbangan diganti menjadi Kabupaten Garut dan beribu kota Garut pada tanggal 1 Juli 1913. 

Utara : Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang
Timur : Kabupaten Tasikmalaya 
Barat : Kabupaten Bandung dan Kabupaten Cianjur 
Selatan : Samudra Indonesia

Kabupaten Garut Memiliki 42 Kecamatan, 21 Kelurahan, dan 403 desa dengan topologo yang beragam, mulai dari pegunungan di bagian utara hingga pantai di bagian selatan. Kecamatan terluas adalah Cibalong (21.359 ha) dan Kecamatan terkecil Kersamanah (1.650 ha).

Garut diberi julukan sebagai Swiss Van Java dan Swissnya pulau Jawa, Julukan tersebut diberikan oleh Belanda karena iklim dan pemandanganya yang indah sejak jaman dahulu hingga saat ini. Garut memiliki 3 komponen dalam perencanaan paket wisata yaitu : atraksi wisata, fasilitas lain, dan aksesibilitas. 


Read more ►

Friday, October 28, 2016

Karacak Valley Garut Destinasi Wisata Favorit Anak Muda

0 comments
Dari banyaknya objek wisata di Garut seperti Gunung Papandayan, Pantai Santolo dan juga Kawah Kamojang, kini telah dibangun pula objek wisata baru dengan menyajikan pemandangan alam yang sangat eksotis. Objek wisata baru ini mungkin dapat menjadi pilihan destinasi wisata anda bersama keluarga karena selain tempatnya yang nyaman dipakai untuk liburan, objek wisata ini juga memiliki view atau pemandangan lukisan tuhan yang indah. 

Orang - orang masyarakat kota Garut mengenal dan menyebut tempat wisata baru ini dengan sebutan Karacak Valley. Yah Karacak Valley Garut. Nama Valley sendiri diusung karena kontur alamnya di objek wisata tersebut berbentuk lembah - lembah. Selain itu,"nama ini juga di usung dengan valley supaya lebih dikenal tidak saja oleh pengunjung lokal tetapi juga dari wisatawan mancanegara", ujar Yusup Mukhlis dalam wawancaranya bersama team dari HDG.   

Karacak Valley Garut.

Karacak Valley Garut

Karacak Valley Garut terletak di Kecamatan Jalan Karacak Valley, Margawati, Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44113. Luas keseluruhan dari karacak valley ini adalah sekitar 92,8 hektare dan termasuk kedalam wilayah LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan). Banyak sekali potensi wisata wisata yang dikembangkan oleh pihak terkait disana untuk anda para pecinta wisata salah satunya adalah disediakannya lokasi untuk melakukan Camping Ground baik itu untuk umum maupun untuk keluarga.

Sekarang objek wisata ini menjadi destinasi wisata favorit untuk anak muda, karena selain tempatnya yang sangat indah tempat ini juga memang cukup romantis. Ketika anda memasuki kawasan wisata, anda mulai akan terkejut ketika melihat pemandangan pohon - pohon pinus yang berjejer yang memenuhi setiap sudut lokasi wisata. Selain itu, kejernihan air di lokasi karacak valley ini juga begitu terlihat dan hal tersebut menandakan bahwa kejernihan aliran air sungai tersebut belum terjamah. 

Kesejukan udara yang akan menyapa anda tatkala pagi dan sore hari tiba. Anda mungkin akan betah berlama - lama menikmati indahnya view pemandangan lukisan tuhan yang indah yang dapat anda lihat secara kasat mata. Lokasi ini juga sangat cocok dijadikan untuk foto Freweeding ataupun spot untuk lokasi foto - foto koleksi anda. Kebanyakan wisatawan yang berkunjung ke karacak valley ini adalah wisatawan muda dari Garut dan juga Bandung. 

Untuk bisa sampai di lokasi wisata yang satu ini, jalan yang harus anda lalui yaitu anda bisa mengambil rute jalan dari Jl. Bratayudha Kemudian belok melalui jalan ke Margawati, lokasinya memang masih berada di Garut kota dan anda bisa mengunjungi tempat ini menggunakan kendaraan pribadi motor ataupun mobil ataupun bisa menggunakan kendaraan umum seperti angkutan umum dan ojek. Untuk lebih jelasnya mengenai objek wisata ini anda dapat mengklik kata berikut ini. Karacak Valley !!!
Read more ►

Sunday, March 20, 2016

Gunung Krakatau

0 comments
Masih membahas tentang 15 Tempat Wisata di Banten dan Sekitarnya, Hotel di Indonesia kali ini akan mencoba memberikan informasi seputar Gunung, yang terdapat di daerah Provinsi Lampung yang sekarang ini banyak dilirik oleh wisatawan lokal. Gunung yang pernah meletus di tahun 1883 ini menjadi salah satu tempat wisata yang paling terkenal di daerah Banten khususnya Lampung.


Sejarah Gunung Krakatau

Nama Krakatau diambil dari bahasa Inggris (Krakatoa) yang berarti salah satu kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di kepulauan antara pulau Jawa dan pulau Sumatra yang termasuk kedalam cagar alam. Nama Krakatoa sendiri disematkan pada salah satu gunung di Lampung yaitu Gunung Krakatau. Gunung Krakatau ini pernah meletus tepat pada tanggal 26-27 Agustus 1983 yang menewaskan orang hingga mencapai 36. 000 jiwa karena bencana tsunami dan awan panas yang dihasilkan akibat letusan gunung tersebut. 

Tsunami yang diakibatkan oleh letusan Gunung Krakatau tersebut merupakan Tsunami terdahsyat di Samudra Hindia sampai tanggal 26 Desember 2004. Bahkan daya ledakan dari Gunung Krakatau ini bisa dikatakan 30.000 kali lipat dari ledakan bom di Hirosaki dan Nagasima. Sejarah juga menyebutkan bahwa dahulunya Gunung Krakatau lahir dari sebuah gunung yang bernama Gunung Krakatau Purba yang meletus hingga tiga perempat tubuh Krakatau Purba hancur menyisakan kaldera (kawah besar) di Selat Sunda. Sisi-sisi atau tepi kawahnya dikenal sebagai Pulau Rakata, Pulau Panjang dan Pulau Sertung. 

Nah, sebenarnya Gunung Krakatau yang terdapat di Lampung ini merupakan Gabungan dari Gunung Rakata yang semakin tumbuh akibat dorongan Vulkanik dari dalam perut bumi yang menyatu dengan dua Gunung Api yang muncul dari tengah kawah yang bernama Gunung Dandan dan Gunung Purbuwatan. Ketiga Gunung tersebut menyatu hingga akhirnya terbentuklah Gunung Krakatau yang terdapat di Lampung. 

Anak Gunung Krakatau

Setelah terjadinya letusan Gunung Krakatau di Tahun 1883 kurang lebih 40 tahun setelah terjadinya proses letusan tersebut akhirnya tepat di tahun 1927 munculah sebuah anak gunung yang diberi nama Anak Gunung Krakatau di kawasan kaldera purba yang terus bertambah besar dan terus bertambah tingginya. Setiap tahunnya, anak gunung ini bertambah semakin tinggi dan percepatan tingginya sangat cepat setiap tahunya.

Akibat terjadinya penambahan tinggi gunung tersebut disebabkan oleh material yang keluar dari perut gunung. Menurut salah satu ahli letusan yang terjadi ditahun 1883 dulu akan terjadi lagi pada Anak Gunung Krakatau ini.
Read more ►

Tuesday, March 15, 2016

Pantai Sawarna Banten

0 comments
Satu lagi Tempat Wisata di Banten yang menjadi alternatif lain, ketika anda sedang bingung mencari tempat wisata di Banten yang layak untuk anda jadikan tempat liburan anda selama di Banten, yaitu Pantai Sawarna Lebak. Nah sebelum kita membahas lebih jauh tentang Pantai Sawarna Banten, ada baiknya saya membahas terlebih dahulu desa yang menjadi lokasi pantai tersebut itulah Desa Sawarna.

Desa Sawarna merupakan sebuah desa wisata yang terletak di Kabupaten Lebak, Banten. Beberapa tahun kebelakang, desa sawarna ini menjadi salah satu pembicaraan yang sangat hangat di kalangan para pecinta wisata yang telah cukup lama di ekspose di internet sejak kurang lebih tahun 2.000an. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini internet sudah menjadi salah satu bagian khusus dari kebutuhan manusia jadi akses internet tentang desa sawarna ini mulai tersebar dan menjadi populer pagi para wisatawan yang gemar mencari tempat liburan.


Hal unik yang terdapat di desa ini yang menjadi keistimewaan tersendiri bagi tempat wisata ini adalah banyaknya tempat wisata dengan jarak yang berdekatan sehingga ketika anda berwisata ke desa sawarna ini anda akan menumukan banyak plus menikmati semua tempat wisata semuanya sekaligus. Salah satu Tempat Wisata di Desa Sawarna ini yang akan di Bahas Hotel di Indonesia adalah Pantai Sawarna Banten.


Sebuah tempat wisata yang cocok di pakai untuk wisata keluarga dengan panorama pantai yang sangat indah yang terletak di Kecamatan Bayah, Lebak, Provinsi Banten. Pantai Sawarna adalah sebuah pantai yang menghadap ke Samudera Hindia, sehingga mempunyai ombak khas pantai selatan yaitu berombak besar dan berarus kuat, menjadikannya sangat cocok untuk wisata selancar.

Banyak kegiatan serta kelebihan yang tidak dapat anda temukan di pantai lain selain di Pantai Sawarna ini, beberapa diantaranya seperti : Berselancar yang menjadi kegiatan yang sangat mengasyikan yang selalu dilakukan di negara-negara lain selain di Indonesia, karena di kota kita ini berselancar kurang populer, menikmati beragam ombak deras dengan bermain pasir di pinggir pantai yang indah, dan masih banyak lagi yang lainya. 

Pantai Sawarna merupakan pantai dengan panjang kurang lebih 65 KM dengan berbagai kelebihanya yang tidak dimiliki pantai pantai lain di Banten. Berbukit hijau, dihiasi karang, pasir putih, serta mmeiliki air yang sangat jernih. Selain itu, pantai ini juga tidak terlalu diramaikan oleh para wisatawan karena, baik itu wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. 

Beralokasi disebuah desa pesisir selatan, pantai inilah yang sering di katakan oleh para wisatawan sebagai tempat tinggalnya penguasa selatan, Nyi Roro Kidul. 

Untuk bisa sampai di Pantai Sawarna ini, memang perjalanan yang akan anda tempung terbilang cukup sulit karena sarana - prasarana umum atau anggaplah kendaraan motor/mobil yang masih minim dengan jalan yang berkelok-kelok serta aspal yang masih rusak. Berikut ini rute perjalanan yang dapat anda tempuh untuk bisa sampai ke Pantai Sawarna Banten yang dimulai dari Jakarta.
  • Dari Jakarta anda bisa menuju ke arah Sukabumi, kemudian menuju ke Pelabuhan ratu dan sampai di Bayah Atau 
  • Dari Jakarta anda ambil jurusan Kalideres menuju ke Rangkas Bitung lalu menuju ke Bayah.
Read more ►

Monday, March 14, 2016

Rawa Dano / Rawa Danau

0 comments
Hotel di Indonesia - Menikmati Indahnya pesona wisata di Banten memang tidak akan ada habisnya, karena wilayah ini memang cukup terkenal memiliki beragam Tempat Wisata di Banten yang sangat alami serta layak untuk anda nikmati. Ketika anda memilih berwisata di Banten, sempatkanlah mengunjungi Rawa Dano, salah satu tempat wisata di Banten yang terbilang cukup unik karena tempatnya yang masih sangat alami.

Liburan Rawa Dano atau Rawa Danau memang merupakan wisata yang akan sangat mengesankan karena anda diajak untuk berkeliling menyusuri danau yang merupakan jalan lama Serang ke Carita. Rawa Danau merupakan satu-satunya rawa pegunungan di Pulau Jawa yang merupakan daerah hulu DAS Cidanau. 


Siasat untuk dapat menikmati indahnya rawa danau ini sangat diperlukan agar anda bisa mengoptimalkan liburan indah anda. Jika di perlukan, anda dapat membuat agenda perjalanan menikmati Rawa Dano. Karena Rawa Dano ini bukan merupakan kawasan wisata, jadi ketika anda ingin berkeliling di rawa danau, anda diharuskan untuk membuat surat izin masuk dari BBKSDA Jl. H. Tb Suandi Gang Perintis III Serang, agar nantinya anda akan didampingi oleh petugas cagar alam. 

Jalur Menuju Rawa Danau

Nah, untuk bisa menikmati rawa danau ini, anda juga harus megetahui jalur di rawa dano ini anda bisa menjelajah rawa, dari Serang anda dapat mengambil jalur yang menuju ke Padarincang, melalui Ciomas dengan jarak sekitar tidak lebih dari 2 jam atau sekitar 60 KM. 

Jika anda sudah sampai di tempat parkir Kampung Sukamaju Desa Citasuk, Padarincang anda diharuskan untuk berjalan kaki, memang perjalanannya akan terasa sangat melelahkan karena kurang lebih 2 Kilometer perjalanan yang harus anda lalui. Namun semua akan terbayar serta perjalanan tersebut tidak akan terasa karena jalan yang akan anda lalui adalah berupa persawahan untuk menuju lokasi penjemputan perahu untuk menjelajahi kawasan.

Rawa Danau

Perjalanan untuk menuju kawasan rawa danau ini memang masih merupakan hutan lindung yang masih sangat alami karenanya ketika anda mulai masuk ke kawasan hutan, anda akan menemukan banyak satwa yang masih sangat liar dimulai dari ular, babi hutan, hingga satwa-satwa lainya, jadi anda harus berhati-hati saat melewatinya. 

Itulah mengapa sebabnya anda harus mendapat izin dan didampingi untuk bisa masuk ke kawasan rawa danau ini. Suatu pengalaman yang sungguh akan sangat mengesankan jika anda bisa liburan di kawasan ini. pengalaman berharga tersebut bisa anda abadikan melalui kamera vidio yang dapat anda bawa. 
Read more ►

Friday, March 11, 2016

Pantai Tanjung Lesung

0 comments
Memang kita sebagai negara Indonesia harus bersyukur karena negara kita Indonesia ini dikenal memiliki beragam kekayaan alam, baik itu flora maupun faunanya. Selain itu, negara Indonesia juga dianugrahi beberapa kepulauan serta pantai yang sangat indah, baik pantai itu sudah yang sudah terjamah, ataupun pantai yang belum terjamah sekalipun. 

Pembahasan kali ini, Hotel di Indonesia masih akan membahas tentang 15 Tempat Wisata di Banten dan Sekitarnya yang masih berhubungan dengan pantai di daerah Banten dan Jakarata yaitu Pantai Tanjung Lesung. Salah satu pantai yang masih termasuk pantai di Jawa Barat ini memiliki pasir putih yang berbadu sempurna dengan pepohonan indah dipesisir pantai yang akan membuat anda lebih bisa me-refresh pikiran anda. 


Ada ungkapan atau iklan yang sangat berhubungan erat dengan Pantai Tanjung Lesung ini "Jangan Mimpi ke Pantai Tanjung Lesung". Iklan tersebut memang sangat terkensan berkonotasi negatif, akan tetapi jika dilihat sisi positifnya, justru iklan ini akan berbeda pendapat. Mungkin karena itulah, meskipun pantai ini memiliki keindahan yang sangat luar biasa, akan tetapi para pengunjung yang datang masih sangat minim dan juga terbatas, untuk itu anda jangan bermimpi untuk berkunjung kesana sebelum anda persiapkan segala sesuatunya.

Sebelum kita membahas terlalu jauh mengenai pantai di Jawa Barat ini, ada baiknya kita membahas terlebih dahulu asal - usulnya.

Asal Usul Pantai Tanjung Lesung 

Lesung sendiri memiliki arti dalam bahasa Indonesia alat tradisional untuk menumbuk padi. Namun penamaannya bukan diambil dari arti tersebut. Akan tetapi diambil dari bentuk daratanya yang menjorok ke laut menyerupai tanjung lesung, maka dari itulah pantai ini dinamai Pantai Tanjung Lesung. 

Hal Yang Dapat Dilakukan di Pantai Tanjung Lesung

Ketika anda mengunjungi pantai ini, mungkin anda menganggap bahwa anda serasa berada di pantai Bali. Karena kondisi pantai yang serupa dengan pantai di Bali yang memiliki garis pantai yang mencapai 15 KM. Banyak hal atau kegiatan yang dapat anda lakukan di pantai ini dengan bergam kegiatan air. 

Pantai Tanjung Lesung mempunyai pasir yang putih serta sangatlah lembut. Pantai ini juga masihlah alami serta begitu bersih. Untuk Anda yang menginginkan situasi tenang serta romantis, dapat jalan berbarengan pasangan menyusuri garis pantai ditemani dengan semilir angin serta deburan ombak.

Dengan ombak yang tidaklah terlalu besar, di pantai ini Anda dapat menggunakan saat bersama-sama keluarga terkasih. Menggelar tikar, mempersiapkan bekal yang telah Anda buat persiapan dari tempat tinggal lalu bersenda gurau berbarengan keluarga sembari nikmati pemandangan laut yang cantik pastinya akan memberi kehangatan keluarga.

Untuk Anda yang membawa anak-anak kecil, Pantai Tanjung Lesung juga pas untuk wisata keluarga. Anda bisa mengajak anggota keluarga untuk berwisata di pantai ini. Anak Anda pastinya akan suka berenang serta bermain pasir di tepi pantai sambil Anda mengabadikan peristiwa itu dengan kamera.

Bila Anda menyukai keragaman biota laut, Anda bisa lakukan aktivitas menyelam. Dengan menyelam Anda dapat nikmati keindahan terumbu karang, ubur-ubur, serta siput yang berenang hilir mudik didalam air. Bermacam type ikan juga tampak sama-sama berkejaran di sela-sela terumbu karang.

Tertarik untuk tahu lebih jauh mengenai terumbu karang? Anda dapat belajar langkah transplantasi terumbu karang ditempat konservasi yang ada di dalam pantai. Pasti hal semacam ini bakal jadi pengalaman yang baru serta tidak terlupakan untuk Anda. Terkecuali nikmati keindahan, Anda juga turut melestarikan biota laut yang ada.

Tak mempunyai keberanian untuk menyelam? Anda dapat lakukan snorkeling. Dengan snorkeling Anda tak perlu berenang, cukup jalan diatas karang dengan memakai peralatan yang sudah disiapkan Anda telah dapat nikmati macam biota laut dengan lebih dekat. 

Selain itu, anda juga dapat menemukan berbagai fasilitas tempat menginap/bermalam di pantai ini. Diantara tempat menginap, anda dapat memilih Home Stay, Losmen, Villa, dan tempat menginap lainya dengan haraga yang mungkin akan anda jangkau. Atau anda dapat menginap di Hotel atai Resort di tepi indah pantai dengan harga yang mencapai jutaan rupiah per malamnya.
Read more ►
 

Copyright © Hotel di Indonesia | HdG Team | Powered by Blogger | Design By sarung tangan motor septic tank biotech