Agresivitas Biznet Memperluas Jaringan sampai ke Garut

    379

    Pertama kali HdG Team mengenal Biznet saat menjadi peserta di Cooperative Pair 2018 yang diselenggarakan di Gedung Sate Bandung. Setelah itu dalam salah satu Event yang diselenggarakan HdG Team di Parigel bersama Dinas Koperasi Garut Biznet menjadi salah satu sponsorship acara tersebut.

    Rencananya Biznet akan mulai beroperasi di Kabupaten Garut pada akhir September 2018. Seperti kita ketahui sektor pariwisata dan UMKM di Garut sedang mengalami kemajuan yang sangat signifikan. Langkah yang tepat ketika Biznet menjadi alternatif jaringan internet yang cepat dan handal.

    Biznet Garut

    Dengan masuknya Biznet semoga bisa mendongkrak potensi kabupaten Garut di berbagai sektor. Beberapa UKM di Garut sudah mulai melakukan market di online dari beberapa tahun yang lalu dengan dukungan dan pelatihan dari HdG Team.

    Selain itu beberapa waktu yang lalu HdG Team mulai merambah memperkenalkan Klipaa dan berencana melaksanakan pelatihan seluruh Kecamatan dan Desa di Kabupaten Garut. Salah satunya yang sudah terlaksana adalah Kecamatan Samarang Go Online yang berbasis akun warga.

    Selain itu HdG Team mempunyai beberapa program seperti High Definition of Garut yang membantu pemasaran produk hampir 250 lebih UMKM yang berada di Garut. Dimana HdG memang ahlinya Branding Personal, Branding Produk dan Jasa di daerah Priangan Timur dan sekitarnya.

    Biznet Home | Internet Ultra Cepat & Cable TV HD Terbaik Indonesia

    Biznet merupakan perusahaan yang fokus di bidang telekomunikasi dan multimedia, yang memiliki komitmen untuk membangun infrastruktur modern dengan tujuan mengurangi kesenjangan digital Indonesia dengan negara berkembang lainnya. Biznet memiliki dan mengoperasikan jaringan Fiber Optic tercanggih dan data center terbesar di Indonesia.

    Biznet yang berada di bawah PT Supra Primatama Nusantara bukanlah pemain baru dalam dunia internet service provider (ISP). Berdiri sejak 2000, awalnya Biznet hadir menyediakan kebutuhan internat bagi pelanggan bisnis.

    Pada tahun tersebut, Biznet menggunakan teknologi wireless dan in-building ethernetsebagai jalur distribusi layanan internetnya. Kemudian di tahun 2005, Biznet mulai beralih menggunakan jaringan fiber optik untuk mendistribusikan seluruh layanan internet dan jaringannya.

    Hingga saat ini, Biznet telah membangun jaringan backbone fiber optik miliknya sepanjang 24.000 kilometer dan sebanyak 451.159 homepass (rumah yang sudah dilalui kabel fiber optik). Jaringan Biznet Fiber ini mencakup 106 kota yang tersebar di sepanjang Pulau Jawa, Bali, Sumatera, Bangka, Batam, dan Singapura. Ditargetkan pada semester II/2018 akan tambah 2 ribu – 3 ribu kilometer fiber optik lagi.

    “Jangkauan fiber optik Jawa-Bali akan terpenuhi seluruhnya pada Oktober 2018, kecuali Garut, Tasikmalaya, Banjar dan Cilacap,” ungkap Adi Kusma, pendiri dan Presiden Direktur PT Supra Primatama Nusantara (Biznet). Sementara Biznet Data Center (BDC) telah mengoperasikan 3 data center yang berlokasi di Jakarta, Cimanggis dan Bali. Layanan yang diberikan BDC antara lain closed rack space, secure suite space, dan managed services.

    Level terkecil jaringan Biznet telah masuk ke tingkat kota, tetapi di level kabupaten belum banyak karena kepadatan penduduknya belum besar. Setiap tahun Biznet konsisten mengalokasikan dana US$100 juta untuk membangun jaringan infrastruktur untuk menghadapi persaingan di era disrupsi saat ini. Hal ini juga dilakukan untuk menjawab tuntutan masyarakat terhadap jaringan internet yang handal semakin tinggi.

    KOMENTAR