381 Orang Tewas Akibat Gempa Lombok

    3225

    Gempa Lombok yang baru lalu meninggalkan duka yang cukup mendalam. Semoga semua korban diterima oleh allah swt di sisiNya. Kabar duka menyusul Gili Lawa Kebakaran memang mengagetkan kita. Selain menewaskan ratusan orang, dipastikan sektor pariwisata ke Lombok akan mengalami penurunan dalam minggu-minggu ini. Seperti kita ketahui Lombok salah satu tujuan para wisatawan asing saat Long Stay di Bali.

    Data korban tewas akibat gempa Lombok sebelumnya berjumlah 131 orang, tapi kini bertambah menjadi 381 orang. Lombok Utara menjadi daerah terparah terdampak gempa.

    Jumlah korban tewas terbaru ini disampaikan disampaikan oleh Gubernur NTB terpilih Zulkieflimansyah kepada detikcom, Rabu (8/8/2018). Data ini dihimpun oleh Pemprov NTB yang diperbarui pada Rabu pukul 15.00 Wita.

    Lombok Utara menjadi kawasan terdampak gempa paling parah. Zulkieflimansyah mendapatkan informasi dari para camat se-Kabupaten Lombok Utara, total korban tewas dari Lombok Utara ada 347 orang hingga saat ini, terdiri atas 54 orang tewas di Kecamatan Gangga, 171 orang tewas di Kecamatan Kayangan, 11 orang tewas di Kecamatan Bayang, 54 orang tewas di Kecamatan Tanjung, dan 57 orang tewas di Kecamatan Pemenang.

    Gempa berkekuatan 7 skala Richter itu mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat, dan sekitarnya pada Minggu (5/8). Berikut adalah data lengkap korban tewas, luka-luka, hingga kerusakan rumah dan jumlah pengungsi akibat gempa itu:

    A. Kerugian Personel

    1. Meninggal dunia: 381 orang

    a. Kab Lombok Barat: 21 orang
    b. Kab Lombok Utara: 347 orang
    c. Kota Mataram: 5 orang
    d. Kab Lombok Tengah: 2 orang
    e. Kab Lombok Timur: 6 orang.

    2. Luka-luka: 1.033 orang

    a. Luka berat: 672 orang
    1) Kab Lombok Barat: 374 orang
    2) Kab Lombok Utara: 248 orang
    3) Kota Mataram: 2 orang
    4) Kab Lombok Tengah: 2 orang
    5) Kab Lombok Timur: 46 orang
    6) Kab Sumbawa Barat: nihil.

    b. Luka ringan: 361 orang
    1) Kab Lombo Barat: 138 orang
    2) Kab Lombok Utara: 103 orang
    3) Kota Mataram: 7 orang
    4) Kab Lombok Tengah: 18 orang
    5) Kab Lombok Timur: 95 orang
    6) Kab Sumbawa Barat: nihil.

    B. Kerugian materiil rumah: 22.721 unit.

    1. Rusak berat: 9.220 unit

    a. Kab Lombok Barat: 9.089 unit
    b. Kab Lombok Utara: data belum masuk
    c. Kota Mataram: data belum masuk
    d. Kab Lombok Tengah: 9 unit
    e. Kab Lombok Timur: 121 Unit
    f. Kab Sumbawa Barat: 1 unit.

    2. Rusak sedang: 723 unit

    a. Kab Lombok Barat: data belum masuk
    b. Kab Lombok Utara: data belum masuk
    c. Kota Mataram: data belum masuk
    d. Kab Lombok Tengah: 722 unit
    e. Kab Lombok Timur: nihil
    f. Kab Sumbawa Barat: 1 unit.

    3. Rusak ringan: 12.778 unit

    a. Kab Lombok Barat: 8.715 unit
    b. Kab Lombok Utara: data belum masuk
    c. Kota Mataram: data belum masuk
    d. Kab Lombok Tengah: 4.036 unit
    e. Kab Lombok Timur: 25 unit
    f. Kab Sumbawa Barat: 2 unit.

    Pengungsi: 270.168 orang

    1) Kab Lombok Barat: 68.946 orang
    2) Kab Lombok Utara: 158.880 orang
    3) Kota Mataram: 12.769 orang
    4) Kab Lombok Tengah: data belum masuk
    5) Kab Lombok Timur: 29.573 orang
    6) Kab Sumbawa Barat: nihil.

    Tim Basarnas juga terus melakukan evakuasi terhadap ribuan turis di tiga pulau lokasi wisata di wilayah Lombok Utara, NTB, setelah gempa mengguncang wilayah tersebut.

    “Evakuasi menggunakan perahu karet, kemudian dibawa ke kapal milik Basarnas,” ungkap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam jumpa pers, Senin (06/08).

    Sejauh ini, tambahnya, dalam evaluasi tahap pertama sudah ada 200 orang yang sudah dievakuasi. “Mereka adalah WNI dan turis asing,” ungkapnya.

    Kita semua menundukkan kepala dan ikut berdoa, semoga bantuan moril dan materiil bisa mengalir ke saudara-saudara kita di Lombok.

    KOMENTAR