Event Tahunan Di Yogyakarta Yang Wajib Dikunjungi Backpacker, Gratis

446

Event Tahunan Di Yogyakarta РDaerah Istimewa Yogyakarta, sebagai tempat favorit para pelancong di Pulau Jawa memberikan banyak cara yang selalu memanjakan setiap tamu atau wisatawan yang berkunjung di wilayah ini. Cara memanjakan para pelancong Yogyakarta biasanya mengadakan beberapa wisata acara tahunan baik acara tradisional maupun acara modern. Beberapa acara tersebut selalu dikemas dengan apik dan semenarik mungkin dan kebanyakan acara tahunan ini dibuka gratis untuk umum.

Event Tahunan Di Yogyakarta Yang Wajib Dikunjungi Backpacker, Gratis

Event Tahunan Di Yogyakarta Yang Wajib Dikunjungi Backpacker

Event Tahunan di Yogyakarta seperti ini sangat cocok untuk para backpaker, karena untuk menikmati liburannya mereka tak perlu merogoh kantong yang dalam. Berikut beberapa acara tahunan gratis yang bisa Anda nikmati saat melancong di Kota Yogyakarta. Rangkaian acara ini akan menekan pengeluaran Anda dan Anda juga dapat menyaksikannya dengan cuma-cuma.

1. Sekaten dan Grebeg Maulid Nabi

Event tahunan di yogyakarta yang pertama adalah Sekaten dan Grebeg Maulid Nabi. Sekaten dan Grebeg Maulid Nabi merupakan pesta rakyat yang paling terkenal dan sangat identik dengan kota Yogyakarta. Pesta rakyat ini diadakan setiap tahun menjelang maulid Nabi Muhamad. Acara Sekaten dan Grebeg awalnya berakar selamatan yang dilakukan Keraton Kesultanan Yogyakarta di masa lampu. Lokasi yang dipilih untuk menyelenggarakan acara adalah di Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta atau Altar.

Acara satu ini menghadirkan berbagi macam jenis hiburan menarik yang dilengkapi dengan ratusan stand makanan, minuman, suvenir serta aneka permainan ala pasar malam yang berlangsung selama satu bulan penuh. Berbagai instansi di Daerah Istimewa Yogyakarta juga membuka pameran yang sering memberikan hadiah gratis yang diperuntukkan bagi pengunjung yang beruntung.

Daerah Istimewa Yogyakarta kembali membuat acara puncak pesta rakyat ini dengan pesta rakyat Grebeg Maulid yang merupakan acara syukuran oleh Keraton Yogyakarta dengan membuat berbagai gunungan-gunungan berkat di hari Maulid Nabi Muhammad. Gunungan di acara Grebeg Maulid terdiri dari bermacam-macam hasil panen.

Gunungan-gunungan dari hasil panen nantinya akan diarak ke Alun-alun untuk dibagikan kepada masyarakat yang sudah berkerumun menanti gunungan. Arak-arakan gunungan diiringi oleh para prajurit keraton dan para abdi dalem yang mengenakan pakaian kebesaran khasnya. Anda sebagai backpaker yang mencintai dunia fotografi, saat ini adalah saat yang paling tepat untuk mengabadikan dan mengumpulkan setiap momen yang berlangsung setia tahun sekali.

2. Festival Kesenian Yogyakarta atau FKY

Kini pesta rakyat disusun dengan konsep yang lebih modern, namun masih kuat dengan budaya Yogyakarta. Acara tahunan Festival kesenian Yogyakarta diadakan oleh Dinas Kebudayaan DIY dengan tujuan untuk menjaga kelestarian dari tradisi yang ada di masyarakat Yogyakarta. Terdapat rangkaian acara menarik yang terdiri dari pentas seni, pemutaran film dan pasar kangen. Dalam Pasar Kangen biasanya berisi barang-barang masa lalu agar para pengunjung bisa bernostalgia.

Lokasi pada setiap rangkaian acara berbeda satu sama lain namun masih berada di sekitar pusat Kota Yogyakarta sehingga masih bisa dijangkau oleh para pelancong yang singgah. Acara ini terbukti sukses menarik ribuan pengunjung dengan kombinasi konsep dan beberapa konten acara yang unik serta didukung dengan dekorasi yang kreatif. Hal ini membuktikan bahwa festival ini selalu ditunggu para pelancong yang ingin hanyut dalam suasana Kota Yogyakarta.

3. Ngayogjazz

Bagi Anda para backpaker yang mencintai musik jazz, acara musik satu ini jangan sampai dilewatkan. Acara Ngayogjazz menampilkan para musisi jazz tanah air yang siap untuk menghibur Anda dengan tampilan selama sehari semalam. Ngayogjazz selalu diadakan setiap tahun di lokasi venue-venue yang luar biasa seperti pada daerah pedesaan yang masih permai. Konsep yang dihadirkan selalu berbeda dari tahun ke tahun, pengisi acara juga dirahasiakan sampai sebulan menjelang hari H.

Selain penampilan musik jazz, Anda bisa menikmati dekorasi unik yang telah disiapkan oleh tim panitia dengan kreatif. Anda juga bisa memperoleh pernak-pernik menarik dan makanan minuman yang biasanya dijual sponsor acara dan masyarakat lokal. Anda tak perlu merogoh kocek sedikit pun untuk bisa datang ke acara ini. Bahkan di tahun 2014, Panita acara tersebut menyediakan akomodasi berupa shuttelbus gratis yang diperuntukkan bagi para pelancong yang berkeinginan berkunjung menikmati musik spesial Ngayogjazz.

4. Manten Tebu Pabrik Gula

Pesta rakyat yang satu ini diadakan setiap tahunnya oleh Pabrik Gula Madukismo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul. Pabrik Gula Madukismo adalah pabrik gula tertua di Provinsi DIY dan sebagai salah satu perusahaan yang ionikYogyakarta. Setiap bulan April menjelang musim giling tebu Pabrik Gula Madukismo menggelar tradisi unik yang diringkas dengan pesta rakyat.

Pabrik gula dan warga di sekitarnya akan melakukan ritual dengan cara menikahkan dua buah batang tebu seperti pengantin manusia. Sepasang batang tebu tersebut dirias layaknya pengantin manusia. Kemudian sepasang pengantin tebu akan diarak keliling menuju sekitar kompleks pabrik dengan ratusan warga sekitar yang menggunakan pakaian adat unik. Prosesi terakhir acara diakhiri dengan akad nikah sepasang tebu tersebut yang dijalankan secara khidmat, kemudian tebu digiling untuk menandai dimulainya musim giling tahun tersebut.

Selain prosesi acara manten tebu yang sangat unik, para pengunjung juga akan dihibur dengan berbagai macam kesenian Yogyakarta seperti pagelaran wayang dan acara lain seperti pasar malam. Lokasinya acara cukup mudah untuk dijangkau pelancong, sehingga Anda sebagai backpacker dan ingin menyaksikan acara ini bisa langsung berkunjung ke Pabrik Gula Madukismo. Berbagai momen menarik selama prosesi Manten Tebu berlangsung dapat Anda dapatkan sehingga menambah kesan liburan Anda di Kota Yogyakarta.

5. Pekan Budaya Thionghoa Yogyakarta

Yogyakarta kini menampilkan budayanya dari sisi yang lain dengan membuat acara Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta . Acara ini sudah berjalan dari tahun 2006. Pertama kali digagas oleh masyarakat etnis Thionghoa yang telah lama tinggal di provinsi DIY. Biasanya acara ini dilaksanakan pada waktu yang berdekatan dengan perayaan Imlek dan Cap Go Meh yang berlokasi terpusat di Kampung Ketandan. Kampung Ketandaan dikenal sebagai daerah orang-orang Cina di timur Jalan Malioboro.

Seperti halnya festival budaya Thionghoa pada tempat lain, Anda juga akan dimanjakan dengan berbagai macam kebudayaan oriental yang kontras dengan budaya Yogyakarta pada umumnya. Beberapa pentas seni yang di tampilkan biasanya seperti Liong, Barongsai, dan wayang. Penampilan seni tersebut bisa Anda saksikan selama acara masih berlangsung.

Selain itu Anda juga bisa menikmati banyaknya dekorasi yang unik dan jajanan khas Tiongkok. Semuanya tersaji di sana dan biasanya sangat sulit ditemukan di lain hari. Lokasinya pun cukup mudah dijangkau dan terletak di pusat kota. Akan sangat mudah digapai oleh Anda sebagai backpacker, sehingga Anda tak perlu merogoh kocek tambahan biaya transportasi.

Beberapa Event Tahunan di Yogyakarta tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan lagi untuk Anda ketika sedang melancong ke Kota Yogyakarta. Semua acara tidak dipungut biaya sedikit pun, sehingga nantinya tidak akan memberatkan kantong wisata backpacker Anda yang menginginkan berjalan-jalan dengan biaya dan anggaran seminim mungkin.

KOMENTAR