Calon Anggota Dewan Garut Paling Layak dipilih versi Kami

135

Memilih Calon Anggota Dewan gampang-gampang susah, apalagi di kota kami, Garut dengan salah satu jargonnya :”Teman Saya adalah Kawan Temannya Teman Saya”. Walaupun secara area cukup besar, akan tetapi dalam lingkup pergerakan pasti saling mengenal. Kalau hanya mengandalkan teman, saudara, atau kenalan kita akan bingung menentukan pilihan, “asa kabeh babaturan, ieu sohib, itu kenalan“.

Menjadi Caleg di Garut juga ngeri-ngeri sedap, karena mendeteksi rekam jejak & track record orang di kota ini tidak terlalu sulit. Jadi cukup mudah mengetahui siapa Caleg yang setia kawan, murah hati, punya komitmen, beintegritas tak usah melirik dan membaca kata-kata dan janji2 manis di Baligonya karena  mungkin cuma merpati yang tak pernah ingkar janji.

Bahkan untuk mengetahui siapa mantan “caleg’ tersebut waktu SMP, SMA atau semasa kuliah cukup gampang, berapa wanita yang pernah tersakiti, berapa sahabat yang pernah makan hati, pernahkah menggunting kawan seiring?. Itulah uniknya kota ‘Garut.

Otomatis kita akan segera tahu Caleg Garut yang sedang tersenyum sumringah di Baligo dan bersilat lidah di status facebook itu murni mental kesehariannya, atau senyuman musiman dan status pencitraan.

Kami tidak akan bertanya kepada diri sendiri, kepada sahabatnya, atau ke temannya. Untuk menghindari subjektifitas kami bertanya ke beberapa orang yang berbeda-beda  gaya hidup dan pergaulannya, dari mulai golongan ‘sajadah’ sampai ‘haramjadah’.

Beberapa sedulur sekota yang kami minta pandangan dan infonya dari mulai yang bergaul dengan Pendeta sampai yang nongkrongnya dengan Ulama
Dari sedulur yang kenal Bupati sampai yang bersahabat dengan ‘Petani’
Dari ‘Group Musik’ aliran apapun sampai ‘Kelompok Tarikat seaneh apapun’
Dari Lelaki Baik-baik sampai Lekaki Brengsek-brengsek
Dari PL sampai TL .. Dari Lawan Politiknya sampai Kawan Seiringnya
Dari Pendukung Presiden anu sampai pendukung presiden ini

Alhasil siapa saja !!!
Kami melakukan Dialog bebas dari orang2 yang mengenalnya sepintas sampai yang merasa mengetahui seluk beluknya tanpa batas.

Calon Anggota Dewan Garut Terbaik versi kami, dipastikan bukan karena seberapa Ganteng ‘kulitnya’ atau sebanyak apa ‘duitnya’. Karena yang kami cari, siapa yang kira-kira terbaik menurut beragam versi dan type. Akhirnya rekomendasi kami jatuh kepada sosok Anton Rachmat Partai Gerindra No Urut 11 dari Daerah Pemilihan 1 (Cilawu, Garut Kota, Karangpawitan, Sucinaraja, Sukawening, Pangatikan dan Karang Tengah).

Untuk selanjutnya artikel ini dilanjutkan oleh salah seorang sahabat sekaligus Guru saya yang berbeda pilihan presiden dengan saya, untuk menjaga keobjektifan penilaian kepada Calon Anggota Dewan Garut paling direkomendasikan untuk dipilih. (KopiTozie).

Anton Rachmat Caleg dari Partai Gerindra No Urut 11 dari Dapil Satu

pen: Aa Subandoyo

Jika ada perlombaan caleg paling banyak silaturahmi dan tersenyum mungkin salah satu juaranya adalah Anton Rachmat, S.Ag. Saat ini beliau menjadi Caleg Gerindra Nomor Urut 11 Dapil 1 Kabupaten Garut. Beliau sejak lama dikenal sebagai salah satu tokoh di Garut yang banyak temannya. Sangat menjaga hubungan baik dengan yang sepemikiran bahkan dengan yang beda pemikiran. Kalangan pergaulan kang Anton Rachmat yang sangat luas. Beliau berteman dengan kalangan HMI, NU, Persis, Muhammadiyah dan komunitas jamaah shalat khusyu.

Kalau ada forum-forum diskusi pembangunan di Garut Pak Anton biasanya selalu hadir di barisan depan. Kang Anton selalu menjadi bagian dari diskusi pembangunan Garut. Dengan demikian beiau sudah sangat menguasai masalah-masalah di Garut, kenal dengan orang-orangnya dan juga faham bagaimana solusinya.

Aktivitasnya selama ini juga makin populer dengan menjadi pembawa acara bianglala pagi di radio swasta di Garut setiap hari minggu. Mengelola hubungan dengan para tokoh adalah salah satu kelebihannya.

Pengalamanya dalam organisasi juga cukup mantap. Kang Anton tercatat pernah menjadi salah satu mantan Ketua Umum Cabang HMI Garut, yang tetap berjiwa aktivis. Pengalamannya ini yang membuat beliau muda terlibat secara aktif dan memoderatori berbagai diskusi-diskusi bertema membangun masyarakat di Kabupaten Garut.

Teman-teman kang Anton Rachmat sangat mendukung beliau gabung dengan Gerindra yang selaras dengan semangat reformasi beliau. Nomor urut caleg juga dapat nomor cantik nomor 11.

Mengapa harus milih kang Anton Rachmat di Gerinda Dapil 1 Nomor urut 11? Saatnya orang-orang baik, punya komitmen dan tidak “silau dengan uang” masuk ke parlemen. Orang-orang baik dan cakap diharapkan dapat meningkatkan fungsi dewan sebagai lembaga yang merumuskan kebijakan angaran (APBD), membuat perundang-undangan yang baik, juga menjadi semacam penyambung harapan, pikiran dan kegelisahan warga.

Kang Anton lebih dari cerdas dan berpengalaman dalam dinamika organisasi dan dalam membina hubungan mengelola konflik kepentingan. Beliau juga akan disegani oleh eksekutif karena punya rekam jejak yang bagus.

Dalam politik rekam jejak akan sangat mempengaruhi integritas caleg. Dengan tidak ada kesalahan masa lalu diharapkan kang Anton Rachmat dapat sangat mengkritisi pemerintah punya integritas dan tentu saja tidak akan bisa diajak bermufakat jahat.

Saya adalah satu orang yang mengenalnya sejak tahun 1999. Sudah hampir 20 tahun mengenal dengan baik. Bukan hanya sekedar teman, tetapi pernah bertahun-tahun menjadi mitra usahanya pada berbagai kegiatan usaha, bahkan sampai di pulau Kalimantan.

Selama itu pula, saya selalu merasa nyaman dan dapat masukan berharga dari pemikirannya yang maju. Dengan demikian semakin yakin bahwa beliau adalah salah satu orang yang tepat untuk Garut lebih maju.

Tentu saja banyak yang berkesan dengan kang Anton Rachmat, mereka mengenalnya sebagai orang baik dengan banyak gagasan unik. Kami semua sangat bahagia dan bersyukur kalau sekarang pada akhirnya bersedia bertarung di pemilihan legislatif. Daerah pemilihan kota sudah tentu sangat cocok untuk caleg yang cerdas dan komunikatif. Apalagi dapil 5 termasuk masyarakat yang kritis tersebar di kecamatan Garut kota, Cilawu, Karangpawitan, Sucinaraja, dan Wanaraja.

Memilih caleg memang tidak mudah, semua tampak serupa dan baik-baik, semua menawarkan solusi paling istimewa. Cara menelusurnya sebenarnya relatif sederhana tinggal tanya ke orang-orang dekatnya. Dari orang dekatnya kita akan tahu seberapa jujur dia, dari orang dekatnya kita juga akan tahu seberapa komiment caleg pada janji-janjinya.

Karena kata-kata akan mudah dirubah tapi perjalanan hidup akan terpartri selamanya.
Orang akan dikenal sebagai orang baik, orang jahat, orang plinplan orang tegas dari orang orang sekitar.

Dan Itulah salah satu cara alasan memilih kang anton rachmat, alasan rekam jejak. Karena rekam jejak adalah alat bukti paling jujur dan tidak bisa dihapus. Tentu saja caleg baik tidak otomatis membuat Garut maju ada banyak hal lain yang harus dibenahi di Garut, salah satunya adalah ketegasan aparatur menegakan aturan yang dibuatnya sendiri.

Karena Garut mempunyai agenda perubahan yang banyak, bagaimana mengelola PKL agar lebih maju tapi kota tetap indah, bagaimana mengelola limbah lingkungan lebih baik. Juga diperlukan sinergi antara pemerintah dan dewan juga masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga yang banyak ditemui setiap hari di jalan Ahmad Yani, di sepanjang jalan pembangunan dan di jalan cimanuk yang sangat mengganggu keindahan kota.

Saatnya di pemilu kali ini menjadi pemilu cerdas, karena kenal saja tidak baik bagi garut, diperlukan caleg yang tidak saja kita kenal namanya tapi dipastikan kuat integritasnya. Dan semoga kehadiran kang Anton Rachmat dari Gerinda dengan nomor urut 11 dapil 1 menjadi jawaban yang baik, berkah dan diperlukan warga garut!

KOMENTAR