Kunjungan Wisatawan ke Bandung Selatan Meningkat 20 Persen

35

Beberapa waktu yang lalu kalau akan berkunjung ke Ciwidey, paling males dengan antrian panjang kemacetan di sekitar Kopo. Akan tetapi saat ini berkat adanya Tol Soroja tingkat kunjungan wisatawan ke Ciwidey meningkat 20 % dan terus berkembang secara signifikan.

Permintaan Paket Wisata Ciwidey dan Offroad Ciwidey serta Rafting dan Paintball di Bandung Selatan hampir tidak pernah sepi setiap harinya, bahkan Glamping Lodge hampir tidak ada perbedaan weekday dan weekend, rame terus. Rombongan Gathering dan Outing Perusahaan dari Jakarta mulai melirik Ciwidey sebagai destinasi yang efektif dan efesien.

Sebagai alternatif selain salah satu lokasi favorit pelaksanaan kegiatan dengan memilih Paket Wisata Lembang dan Offroad Lembang. Seperti kita ketahui seminggu yang lalu hampir seluruh hotel dan penginapan yang cukup populer di Lembang full booked. Begitupun unit Land Rover pada tanggal 17 dan 18 November tidak tersisa satu unitpun.

Beberapa unggulan dan daya tarik pariwisata Bandung bisa anda lihat keterangannya di Paket Wisata Bandung. Bagi para wisawatan yang tidak kebagian tempat atau sudah pernah ke Lembang, bisa memilih Ciwidey sebagai destinasi selanjutnya. Cukup banyak tempat baru, dari mulai Resort, Penginapan, Tempat Wisata Alam dan juga Wisata Kuliner yang layak anda kunjungi.

Tol Soroja Meningkatkan Kunjungan ke Bandung Selatan

Pengoperasian Tol Soreang-Pasir Koja (Soroja) meningkatkan 20 persen kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bandung, khususnya wilayah selatan. “Signifikansi (kenaikan wisatawan) 20 persen, padahal belum sampai setahun,” tutur Agus Firman Zaini, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bandung, saat ditemui di Glamping Rancabali, Ciwidey, Kamis (2/8/2018).

Ia mengatakan kenaikan tersebut juga terlihat dari berbagai destinasi wisata Bandung Selatan yang mulai terangkat, seperti gugusan wisata Ciwidey, Situ Patenggang, Kawah Putih, dan lainnya. “Ini glamping Situ Patenggang sekarang ga ada weekendnya, rame terus,” tuturnya menjelaskan perbandingan sesudah ada Tol Soroja. Tol yang diresmikan Presiden Jokowi 4 Desember 2017 lalu, memangkas perjalanan 2,5 jam dari kota Bandung, jadi hanya sekitar satu sampai Bandung Selatan, Kabupaten Bandung.

Dengan data kunjungan 200.000 wisatawan ke Bandung Raya, yang dulu hanya berpusat di Kota Bandung, atau bagian Bandung lainnya. Kini para pelancong bisa leluasa mengeksplor Bandung Selatan yang kaya wisata alamnya. Agus mengatakan wisatawan masih mendominasi kunjungan ke kawasan Soreang, dan Ciwidey. Namun ternyata seiring banyaknya peningkatan wisatawan, mulai timbul permasalahan macet di Bandung Selatan, yaitu keluar Tol Soreang mengarah ke destinasi wisata.

“Jadi memang ada problem lain, macet. Macet tetap terjadi karena semakin banyak orang datang, sedang akses ke sini masih kecil,” ujarnya. Untuk mengurai hal tersebut, pihaknya telah memikirkan alternatif jalan lingkar Bandung. “Jadi silahkan datang ke Bandung Selatan weekend untuk melihat situasi (keindahannya),” pungkasnya. Untuk diketahui, Tol Seroja memiliki lima gerbang, yaitu Margaasih Barat, Margaasih Timur, Kutawaringin Barat, Kutawaringin Timur, dan Soreang.

Bandung Selatan yang mendapatkan kunjungan wisatawan kurang lebih 500 ribu orang pertahun diprediksi akan meningkat pada tahun ini. Infrastuktur yang terus dibenahi dan publikasi serta promosi kegiatan yang terus menerus. Sehingga para calon wisatawan bisa membayangkan dan tertarik untuk melakukan berbagai kegiatan disana.

KOMENTAR