Wisata Cipanas Garut, lain dulu beda Sekarang!

136

Saat akan menulis tentang Objek Wisata di Cipanas Garut. Saya terkadang bingung, bukan karena tidak punya data. Akan tetapi founder Situs Hotel yang dari tahun 1979 kedua orangtua pindak ke Perumahan Amerta Cipanas Garut. Tempat ini terlalu familiar dan sangat banyak kenangan masa kecil bersama teman-teman zadul. Sampai saat ini orang tua masih tinggal di sekitar Objek Wisata Cipanas Garut.

‘Kuda Mang Asum dicepret modol’, Cooki Silet, Atet Pastur, Babang Siap, Idenk Elim, Ari Nino, Budi Wadud, Rudi Banpol. Dian Nyenyeh, Iman Menoh, Wulan Bangke, Willy Kuro, Firman Togog puluhan tahun yang lalu kami besar bersama.

Cipanas Garut Zaman Dulu

Kami mengetahui Cipanas Garut sejak zaman di kiri kanan jalan terdapat banyak kolam ikan besar atau sering disebut Situ. Bahkan kami paham Istana Sabda Alam adalah bekas balong Sibuah. Hotel Danau Dariza dulunya adalah Balong Cipelen, dan yang bersebelahan dengan Hotel Sabda Alam adalah Situ Gede.

Saya yakin informasi ini unik dan aktual serta tidak ada di website hotel manapun. Kenapa saya hapal, karena dulu sempat sekolah di SDN Rancabango 2 yang berada di gerbang masuk perumahan Pepabri. Setiap pagi saya dan teman-teman dari Cipanas, Tegal Jambu, Tegal Lega berjalan kaki, kadang menyusuri jalan raya tapi sering juga berliku-liku ke daerah kolam-kolam karena pemandangannya indah.

Belum ada angkutan kota berwarna coklat (04) alternatif kendaraan hanyalah Sado ataupun Delman dari Cipanas Garut ke Garut kota. Kami lebih memilih berjalan kaki, karena udara segar dan sejuk, serta kendaraan masih belum seramai sekarang.

Cirandeg atau Sirandeg, pada zaman dulu masih merupakan lapangan bola sangat besar. Tempat kami bermain bola setiap sore hari dan pulangnya berenang di “Curug Dago” (teman-teman kecil menyebutnya begitu) pancuran di balong cipelen.

Hampir semua tempat di Cipanas Garut diawali dengan kata “ci” mungkin maksudnya cai dalam bahasa Indonesia berarti air. Air merupakan hal yang sangat murah saat itu, mau berenang sampai jungkir jumpalik menghabiskan belasan liter air sekalipun orang tua kami tidak marah.

Hotel dan Penginapan di Cipanas Garut

Kami hanya mengenal beberapa nama saja, Hotel Tirtagangga dan Kampung Sumber Alam yang merupakan akomodasi terlama di Cipanas Garut. Bratayudha yang sekarang berganti nama menjadi Cipanas Indah. Serta kolam renang Cimanganten yang sudah tidak pernah terdengar lagi namanya.

Salah satu teman SD kami mempunyai penginapan Pusaka, dimana posisinya berada di dalam gang. Saat ini penginapan pusaka Cipanas masih ada walaupun bukan tempat akomodasi bagi para wisawatan.

Berenang Gratis di Kolam Cipanas Garut

Pos Penjagaan di depan “UKI” tempat nongkrongnya para preman kelas Kakap di garut waktu itu masih ada. Kolaborasi AsGar dan anak-anak muda dari Palembang (Lubuk Linggau dan sekitarnya) nama-nama besar seperti alm Dadan Gordon, alm Darus, Ade Elim, alm Cecep Kengkong, alm Buce, Gelombang, si Kembar Maulana dan Maulani. Masih malang melintang di daerah objek wisata Cipanas Garut.

Bang Kigul, Bang Evih, Bang Iqbal, Agus Embe, Kang Beni, Ubun Galing, Dayat Danyon, Dede Obing dan kawan-kawan juga pada kongkow di pos penjagaan tersebut. Saat itu kami mengenal renang di Cimanganten ataupun tempat lainnya dengan gratis. Mungkin karena rumah kami berada di sekitar daerah “segitiga preman” Tegallega, Tegal Jambu dan Dukuh.

Cipanas Garut Kini

Waktu berjalan dengan cepat, pos penjagaan tidak lagi ada. Deni Huis alias Deni Enggang yang dulu merupakan junior di lokasi tersebut saat ini sudah menancapkan bendera. Kondisi di jalanan juga sangat jauh berbeda, secara umum masyarakat di Cipanas Garut sudah sadar wisata.

Jangan coba-coba menyentuh atau menganggu para wisatawan yang masuk ke daerah ini. Karena ‘manajemen premanisme’ sudah teratur rapih dan terkoordinasi. Puluhan hotel dan penginapan berdiri dengan megahnya. Dulunya “balong” sekarang berubah bentuk menjadi hotel sekelas bintang 3. Kolam rendam air panas tersebar di beberapa titik, dari mulai Antralina, Lembur Kuring, Tirtagangga, Sumber Alam, Surya Alam dan lain sebagainya.

Sudah sulit kami mengingat hotel dan penginapan, saking banyaknya. Ada penginapan Nugraha, Cipaganti, Banyu Alam, Banyu Arta, Tirtamerta, Adi Titamerta, Wisma Tarumanegara, Antralina, Lembur Kuring dan banyak lagi.

Villa dan Rumah Sewa Cipanas Garut

Bukan sekadar hotel dan penginapan di Garut, Villa serta Rumah Sewa bahkan homestay sekarang mudah dijumpai disana. Dari mulai Villa Rossa, Villa Abah, Villa Cimaur, Villa Edelweiss dan lain sebagainya.

Harga Akomodasi Cipanas Garut

Sebetulnya harga tempat menginap disini sangat beragam. Dari mulai yang 100 ribuan sampai yang jutaan tersedia di sekitar tempat wisata di Garut kaki gunung guntur tersebut. Hanya saja, cuma beberapa Hotel saja yang sudah sekelas bintang 3 baik dari sisi manajemen maupun pelayanannya.

Pengalaman HdG di Cipanas Garut

Sudah cukup sering Hotel Development Group melaksanakan acara disini. Baik di Kampung Sumber Alam, Sabda Alam Resort, Banyu Alam maupun Tirtagangga Hotel. Secara umum beberapa nama penginapan yang disebutkan barusan cukup memuaskan.

Kondisi di Jalan menuju Objek Wisata Cipanas dipastikan tidak akan ada pungli yang berjualan aqua atau memalak bis. Mereka beresiko berhadapan dengan Dede Gojal CS ataupun Deni Huis CS jika nekad melakukan hal tersebut.

Ini sangat berbeda dengan kondisi jalanan menuju Objek Wisata Darajat Garut yang masih cukup banyak pungli yang bertebaran di setiap tikungan. Mungkin butuh sentuhan dan penanganan yang tepat untuk memanajemen ‘anak jalanan’ serta pra preman sehingga tidak menganggu kenyamanan dan keamanan para wisatawan saat berlibur ke Garut.

Jika Objek Wisata Cipanas Garut bisa melakukan hal tersebut, kenapa Darajat Garut tidak?. Dibutuhkan keseriusan dan kepedulian semua stake holder yang berhubungan dengan sektor pariwisata. Tidak saling menyalahkan, akan tetapi saling mengingatkan untuk maju bersama-sama.

Bagaimana tempat wisata di Garut mau maju, jikalau masyarakatnya tidak mempunyai mental sadar wisata. Semoga suatu saat nanti, tempat wisata Darajat bisa senyaman perjalanan ke Cipanas Garut. Karena jika hal ini dibiarkan dan berkelanjutan, para wisatawan akan malas untuk datang kembali ke lokasi rekreasi bersangkutan.

Semoga Wisata Garut bersih dari Preman Kelas Teri dan Preman Berdasi

Preman-preman kelas teri biasanya bergerak di jalanan dengan modal tampang garang dan jorok seperti orang belum mandi berhari-hari. Sedangkan preman bersafari menggunakan jabatannya untuk menekan warganya yang harusnya dia layani dengan berbagai pungutan liar sampai ongkos perijinan suatu kegiatan.

Cipanas Garut bisa menjadi salah satu pilot project untuk tempat wisata di Garut lainnya khususnya Darajat. Bagaimana semua pihak bahu membahu untuk mengamankan wilayahnya menjadi lebih tertib. Dipastikan ada tokoh-tokoh masyarakat yang ikut andil membuat preman jalanan yang bertebaran tidak lagi ditemukan.

Sayang sekali jika terus dibiarkan, tempat wisata di Garut yang populer dan banyak dikunjungi. Akan menurun okupansinya hanya dikarenakan ulah segelintir orang. Mungkin banyak artikel yang menulis tentang lokasi rekreasi Cipanas Garut. Tapi kami yakin, tidak banyak yang membahas hal berbeda seperti disampaikan oleh Sub Affiliate Booking Online seperti www.hoteldiindonesia.net

KOMENTAR