Home Produk Unggulan Harga Ayam Broiler Hari Ini di Garut
Sale!

Harga Ayam Broiler Hari Ini di Garut

Rp 28.000 Rp 25.000

Ayam Potong Segar dengan Berat 1 Kg

Klik Untuk Memesan via Whatsapp :

Bisa dibawa atau diantar langsung ke rumah dengan tambahan biaya ongkos kirim sesuai dengan lokasi dan posisi konsumen.

Harga Ayam Broiler memang fluktuatif, bagi anda yang ingin mengetahui update harga Ayam Potong Terbaru bisa datang langsung ke HdG Mart di Jalan Ahmad Yani Timur Bunderan Suci atau Whatsapp ke .

Selain itu Harga yang ditawarkan sesuai dengan harga pasaran sehingga Konsumen yang malas keluar cukup terbantu dengan adanya Pasar Tradional Online HdG Mart ini.

Gebrakan HdG Team dengan membuat Pasar Online di Garut, dimana HdG Mart menawarkan langsung ke masyarakat sekitar dengan mempromosikan baik offline maupun online sehingga membantu Pemasaran dan Pembelian Ayam menjadi meningkat secara signifikan.

Pasar Tradisional Online HdG Mart ini diapreasi positif oleh berbagai pihak, terutama dalam situasi wabah Corona, langkah ini bisa meminimalisir pengumpulan massa. Dengan memesan kebutuhan pokok Keluarga cukup dari rumah saja dengan mengirimkan list pesanan melalui Whatsapp HdG Mart.

Update Harga Ayam Broiler di Garut Hari Ini Pasar Online HdG Mart

Harga Ayam Broiler atau harga ayam potong hari ini Ahad / Minggu 5 April 2020 kami peroleh dari sumber-sumber yang terpercaya. Informasi update harga ayam broiler kami hadirkan semaksimal mungkin setiap hari sebagai komitmen dan dedikasi HdG Mart sebagai satu-satunya Pasar Tradisional Online di Garut. Info ternak terdepan di Indonesia kepada dunia peternakan unggas khususnya ayam ras pedaging. Semoga bermanfaat dan membantu usaha Anda.

Data ini akan selalu kami Update setiap harinya, sehingga memudahkan konsumen terutama di Kabupaten Garut dan sekitarnya untuk mendapatkan informasi harga ayam potong pedaging hari ini.

Menjelang Ramadhan biasanya harga Ayam akan meningkat karena permintaan Pasar naik cukup tinggi.

Penyebaran virus corona (COVID-19) di Indonesia menyebabkan harga ayam terus menurun. Berkurangnya aktivitas masyarakat demi mencegah penyebaran corona ternyata menyebabkan permintaan akan komoditas tersebut semakin menurun bahkan hingga 50%

Seorang peternak yang bernama Kadma Wukata mengatakan, harga ayam hidup di tingkat peternak menyentuh level Rp 14.000 per kilogram (kg), jauh di bawah biaya pokok produksi sekitar Rp 18.000.

“Kita susah mengeluarkan ayam, karena permintaan turun. Pasar sudah banyak yang tutup, warung-warung makan banyak yang tidak buka, karena masyarakat ke mana-mana sudah tidak boleh. Perusahaan besar juga mengandalkan pasar becek untuk menjual ayamnya. Akibatnya kami peternak kecil semakin turun. Penurunan sudah diatas 50%, sejak mulai pembatasan sosial, ” kata Kadma dalam keterangan resmi Perhimpunan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) yang dikutip detikcom, Jumat (3/4/2020).

Saat ini, peternak skala UMKM yang jumlahnya mencakup 80% dari total peternak Indonesia terancam gulung tikar. Pasalnya, sekitar 20.000 peternak ayam skala UMKM itu sudah merugi.

Jika dilihat dari sisi harga jual saja, kerugian yang sudah harus ditanggung peternak bisa mencapai Rp 7.000/kg. Rata-rata, satu ekor ayam beratnya 1,5 kg. Sehingga kerugian ketika menjual satu ekor ayam sekitar Rp 10.000.

“Ini baru dua minggu. Belum sebulan. Sebulan akan rugi berapa? Karena kondisi seperti ini bisa stuck. Belum ada pencerahan. Di beberapa kabupaten menerapkan karantina parsial itu pengaruh orang jadi nggak bisa kemana-mana,” keluhnya.

Kadma menyatakan, saat ini peternak butuh uluran tangan pemerintah. Caranya dengan mengembalikan harga di tingkat peternak menjadi minimal Rp 18.000 sebagai harga acuan sehingga peternak tak rugi.

Harga Ayam Potong di Ciamis Turun Drastis

Di Ciamis, ambruknya harga ayam pedaging tidak hanya dialami ayam ras pedaging layer (pejantan) saja.

Namun juga dirasakan oleh peternak ayam ras pedaging jenis broiler (BR).

Bahkan harga ayam broiler di tingkat peternak di Ciamis sebagai sentra perunggasan rakyat di Jabar sudah lebih dulu jatuh tersungkur.

“Hari ini harga ayam broiler di kandang peternak hanya kisaran Rp 10.000/kg. Tidak ada yang beli, malah ada yang datang nawarnya cuma Rp 6.000/kg. Tak jauh beda kondisinya dengan pejantan. Pasar benar-benar lumpuh,” ujar Sekretaris Perkumpulan Peternak Ayam Priangan (P2AP) Ir H Kuswara Suwarman MBA, kepada Tribun, Rabu (1/4/2020).

Kuswara juga bingung, ketika harga ayam di kandang petrenak babak belur, namun harga daging ayam potong BR di pasar eceran lokal Ciamis masih di kisaran antara Rp 36.000 sampai Rp 38.000/kg.

Karena tak terserap pasar, ayam telat panen kini menumpuk di kandang. Sehingga biaya produksi terus membengkak, kebutuhan pakan terus bertambah.

Dari pada berlama-lama tertahan di kandang, berkemungkinan besar peternak di Ciamis akan jual ayam di sisi jalan.

Ayam hidup seperti asongan ditawarkan kepada pengguna jalan yang lewat.

“Di Jateng sudah banyak peternak yang turun ke sisi jalan jualan ayam pedaging hidup. Ciamis mungkin juga ikutan,” katanya.

Menghadapi kondisi yang membingungkan peternak saat ini, menurut H Kuswara pihaknya sudah melayangkan surat ke Dinas Peternakan dan Perikanan Ciamis untuk meminta saran dan masukan sebagai solusi yang bisa ditempuh untuk keluar dari keterpurukan seperti yang terjadi sekarang ini.

“Misalnya dengan menyerap telur dan ayam pedaging dari peternak Ciamis untuk dibagikan bagi kepada keluarga tak mampu di Ciamis yang terdampak imbas wabah corona. Dari pada menyerap telur atau daging ayam dari luar daerah, ayam dan telur dari lokal Ciamis sudah lebih dari cukup. Peternak terbantu, warga tak mampu juga diuntungkan. Sama-sama diuntungkan. Dalam kondisi saat ini pemerintah memang harus hadir untuk mencari solusi,” harap H Kuswara yang juga pengelola peternakan ayam Tanjung Mulya Grup Panumbangan Ciamis tersebut.

Penyerapan ayam pedaging dari peternak di Ciamis tersebut menurut H Kusawara bisa saja dilakukan mulai dari tingkat desa, tinggal mengatur zonanya dengan para peternak.

Yang dibagikannya kepada masyarakat (terutama warga tak mampu) bisa berupa ayam hidup atau berupa daging ayam beku.

“Persoalan teknis bisa menyusul yang diharapkan sekarang adalah kebijakan pemerintah setempat. Yang penting peternak tidak dirugikan, bisa keluar dari kondisi yang terpuruk seperti sekarang ini. Dan warga tak mampu diuntungkan. Tetapi tentunya lewat kebijakan pemerintah setempat,” katanya.

Kondisi saat ini telah membuat peternak ayam pedaging di Ciamis benar-benar lumpuh.

Harga ayam pedaging jatuh tersungkur ke titik nadir, tak hanya ayam BR terlebih ayam pedaging jenis layer jantan.

Harga ayam BR dikandang sekarang hanya Rp 10.000 sampai Rp 11.000/kg, sementara biaya pokok produksi (BPP) kisaran Rp 18.500 sampai Rp 19.000/kg.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Harga Ayam Broiler Hari Ini di Garut”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Info Artikel Terbaru