Gelaran Pesona Garut Mengecewakan Banyak Pihak

446

Gelaran Pesona Budaya Garut yang digadang-gadang dari beberapa waktu lalu ternyata membuahkan kecewa berbagai pihak dari mulai masyarakat biasa sampai dengan Pejabat. Bahkan orang no.1 di Garut menyampaikan acara ini tidak sesuai harapan.

Hiruk pikuk Gelaran kegiatan tahunan Hari Jadi Garut (HJG) ke-206 yang telah berlalu dalam helaran Pesona Budaya Garut masih menyisakan masalah.

Salah satunya tanggapam miring dari sejumlah kalangan yang mengaku kecewa termasuk dari orang nomor satu di Garut, Bupati Rudy Gunawan.

Rudy tak menampik dan tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terkait hajatan besar yang menelan anggaran cukup besar.

Menurut Bupati Rudy pelaksanaan HJG dinilai lemah dari berbagai aspek dan tidak sesuai harapan.

“Lemah lah lemah, HJG itu (gebyar acaranya) lemah, tidak banyak yang sesuai harapan,” kata Rudy kepada wartawan usai memimpin apel gabungan di lapangan setda, Senin (8/4/2019).

Terpisah, Ketua Masyarakat Peduli Anggaran Garut (Mapag), Haryono, mengatakan, kegiatan yang cukup menghabiskan anggaran ratusan juta atau bahkan mencapai satu miliaran lebih itu justru belum begitu bisa dinikmati masyarakat umum Garut.

Baca Juga Anda Pecinta Kopi, Sebaiknya Baca ini
“Secara pribadi, saya mengapresiasi Helaran dalam rangka Hari Jadi Garut (HJG) Ke-206. Tentunya ujung dari adanya helaran budaya ini sebagai upaya maksimal. Pertama memintonkan tentang kebudayaan Garut yang seharusnya makin hari makin lebih baik dan semakin semarak, namun malah kebalikannya,” kata Haryono ketika dihubungi.

Haryono, mengatakan, ajang tahunan dalam rangka peringatan HJG ke-206 ini harus mempertemukan kekuatan potensi budaya yang dimiliki warga Garut. Namun nyatanya, harapan tersebut tidak sejalan dengan maksud dan tujuan diadakannya acara tersebut.

“Kenapa sekarang banyak sekali bagian masyarakat yang pada akhirnya menyimpulkan, ini kok tidak sesuai dengan apa yang diharapkan,” katanya.

Menurut mantan anggota DPRD Kabupaten Garut ini menilai kegiatan HJG menjadi ajang menghambur-hamburkan uang daerah.

“Ini terkesan menghambur-hamburkan anggaran, padahal bukan itu maksudnya. Ini harus menjadi intropeksi. ketika bicara gelaran budaya HUT Garut, ini bukan saja hajatan Dinas Pariwisata maupun pejabat Pemkab Garut, tetapi semua dinas dan masyarakat yang harus sinergis. Bila sudah demikian, maka semuanya akan menjadi sinergis. Apalagi para budayawan, mereka akan merasa bangga dan senang, tetapi sepertinya ini tidak menyentuh kearah sana,” katanya.

Dirinya berharap, Bupati Garut yang juga merupakan pembina pegawai harus menumbuhkan sinergitas dan kekompakan para SKPD dalam rangka mendukung visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Garut.

“Yuk kita intropeksi, jangan terlalu bangga yang akhirnya tong kosong nyaring bunyinya. Sekarang ngga terbayangkan, para tamu undangan yang datang dari Eropa Timur mereka sampai pulang ditengah acara, mungkin karena tidak ketertarikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Faurah (27) warga Kecamatan Tarogong Kaler yang menyaksikan rangkaian acara HJG lalu melihat, acara yang digelar terlalu monoton.

Menurutnya, tidak inovasi yang begitu menonjol dengan gelaran HJG tahun ini jika dibandingkan dengan acara serupa pada tahun lalu.

“Gak ada yang begitu aneh, terlalu monoton mirip tahun lalu. Saya kira ada begitu banyak hal baru, tapi ternyata tak begitu. Bagusnya juga penyelenggara harus bisa menarik masyarakat desa di Garut, ini yang nonton cenderung warga di perkotaan, sementara di daerah kurang menikmati, diantaranya karena tidak tahu agenda ini,” pungkasnya. ***JMB

Semoga kedepannya setiap event dan kegiatan di Garut lebih mengedepankan mencari Event Organizer yang profesional bukan hanya karena kenal dan dekat dengan pemangku jabatan atau pengambil keputusan sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Seperti kita ketahui, dari tahun ke tahun kualitasnya malah menurun seperti yang disampaikan Bupati Garut, Dana yang cukup besar tidak signifikan dengan hasil yang lebih meningkat.

Source : (https://www.cakrawala.co/bupati-garut-sebut-gelaran-pesona-garut-tak-sesuai-harapan/)

KOMENTAR