Destinasi Tempat Wisata Di Pati Yang Sayang Untuk Dilewatkan

580

Destinasi Tempat Wisata Di Pati Yang Sayang Untuk Dilewatkan. – Kabupaten Pati, kota yang akhir-akhir ini terkenal karena memiliki artis multitalent yang cukup terkenal yaitu Soimah. Pati merupakan salah satu kabupaten yang terletak di pesisir pantai utara Jawa. Kota ini menyuguhkan berbagai macam objek wisata yang menarik untuk dikunjungi namun masih sedikit orang yang mengetahui beberapa objek wisata tersebut.

Destinasi Tempat Wisata Di Pati Yang Sayang Untuk Dilewatkan

Namun apabila Anda mengeksplore salah satu kabupaten di Jawa Tengah ini, maka akan banyak ditemukan wisata alam yang indah namun belum dikembangkan oleh Pemerintah Daerah setempat. Tidak hanya wisata alam apabila wisata di Kabupaten Pati dikembangkan maka banyak tersedia objek wisata di Pati religi bisa Anda kunjungi bersama keluarga dan sanak saudara. Berikut adalah beberapa objek wisata di Pati yang menyajikan keindahan baik wisata alam atau religi yang menarik.

Pantai Banyuwoto Pati

Salah satu wisata di Pati yang pertama yaitu Pantai banyuwoto Pati. Salah satu pantai yang terdapat di utara Pulau Jawa ini, seperti halnya namanya Pantai Banyuwoto berada di Desa Banyuwoto, Dukuhseti yang juga berdekatan dengan objek wisata lain di Kabupaten Jepara yaitu Pulau Mandalika dan Benteng Portugis. Kesejukan angin pantai dan ombak yang sedang akan Anda rasakan ketika berada di bibir pantai ini.

Di tempat ini, Anda sekeluarga akan merasakan panorama yang indah dan asri dari dermaga yang biasanya digunakan perahu nelayan untuk berlabuh. Bahkan jika datang kesini pada waktu tertentu pantai ini menyuguhkan ritual tahunan berupa sedekah laut sebagai wujud terima kasih atas nikmat yang Tuhan berikan. Disaat sore hari keindahan alam bertambah dengan siluet kapal nelayan yang mulai merapat sembari menunggu matahari terbenam.

Air Terjun Tadah Hujan

Tinggi air terjun Tadah Hujan di Kabupaten Pati ini berkisar kurang lebih 75 meter dan masih jarang dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun wisatawan asing. Apabila Anda menginginkan suasana yang sunyi dari pemandangan alam yang sejuk, air Terjun Tadah Hujan merupakan pilihan yang tepat. Objek wisata air ini terletak di daerah pegunungan Kendeng Kecamatan Sukolilo Pati dan berbatasan dengan Kabupaten Grobogan.

Air Terjun Tadah Hujan mempunyai air jernih yang berasal dari air hujan serta resapan air dari tanah perbukitan di sekitarnya. Rasanya tidak lengkap jika telah berada di wisata air dan tidak bermain dengan airnya, di sini Anda beserta keluarga dapat menikmati pemandangan alam air terjun sambil mandi dan bermain di bawah derasnya air terjun yang jatuh.

Hutan Mangrove di Pantai Sambilawang

Wisata di Pati berikutnya adalah Hutan Mangrove di Hutan Mangrove Pantai Sambilawang adalah satu-satunya wisata pinggir pantai yang cukup menawan. Matahari terbit kini tak hanya bisa dinikmati di daerah pegunungan saja, Anda dapat menikmati matahari terbit dari balik hutan bakau dan untuk anggota keluarga yang gemar memancing tempat ini bisa menyalurkan hobi tersebut. Pantai yang berada di Desa Sambilawang, Trangkil Pati kini menjadi destinasi utama pengunjung untuk menikmati keindahan pesisir pantai utara di Pati.

Tempat wisata baru Pantai Sambilawang tak hanya sekadar menyuguhkan satu panorama pesisir pantai yang begitu memukau. Pantai ini juga sering dijadikan sebagai wisata edukasi. Hal ini dikarenakan ribuan pohon mangrove tumbuh subur di sana. Hutan seluas 8 hektare telah menjadi sabuk pantai hidup di pesisir utara.

Air Terjun Santi

Kabupaten Pati memang memiliki air terjun yang cukup banyak, air terjun selanjutnya adalah Air Terjun Santi yang berlokasi di lereng gunung Muria tepatnya di desa Gunungsari kecamatan Tlogowungu, Pati. Air terjun yang tergolong kecil ini terbagi menjadi dua kelompok, pertama air terjun yang dinamakan “Teres”. Air Terjun Tretes terletak di sebelah bawah di sisi sungai.

Kelompok air terjun yang kedua bernama “Jenar” dan letaknya berada di sebelah atas. Air terjun Jenar lebih besar dan tinggi daripada air terjun Tretes. Agar Anda dapat mencapainya, Anda diharuskan untuk berjalan kaki melalui jalan setapak kurang lebih 500 meter. Jalur yang biasanya dilewati adalah Dukuh Santi Desa Gunungsari atau melalui jalur selatan dengan melewati Dukuh Jentir Desa Tajungsari. Kondisi yang cukup sulit untuk dijangkau membuat objek wisata ini belum dikelola baik oleh pemerintah setempat.

Waduk Gunung Rowo

Waduk Gunung Rowo adalah salah satu waduk yang terletak di sebelah timur lereng Gunung Muria sebelah yang masih ikut dalam wilayah Kabupaten Pati. Seperti halnya waduk pada umumnya, Waduk Gunung Rowo berfungsi sebagai sarana irigasi bagi sawah-sawah di sekitar waduk.

Dengan keindahan yang ada pada waduk ini banyak warga masyarakat Pati sering berkunjung karena bagi mereka Waduk Gunung Rowo adalah tempat wisata yang menarik. Pengunjung banyak ketika tiba waktu liburan dan hari-hari di akhir minggu. Waduk Gunung Rowo menyuguhkan kenyamanan untuk wisatawan dengan menyediakan gazebo-gazebo di sekitarnya.

Waduk Seloromo

Objek wisata berada tidak jauh dari objek wisata Waduk Gunung Rowo. Waduk Seloromo memiliki view pemandangan yang tidak kalah menarik dengan Waduk Gunung Rowo. Tempat ini ramai dengan pengunjung yang menjadikannya sebagai objek fotografi. Bahkan untuk beberapa calon pengantin menggunakan waduk sering untuk tempat preweding. Lokasi yang menawan dan mendukung dunia fotografi membuat Waduk Seloromo sering dijadikan sebagai tempat ajang fotografi para pencinta seni dan keindahan alam.
Wisata Alam Klating Pucakwangi

Wisata Alam Klating Pucakwangi merupakan sebuah nama dari objek wisata sungai yang berada di Kecamatan Pucakwangi Kabupaten Pati. Sungai Klating memiliki undakan seperti air terjun bertingkat yang menjadikan sungai ini sebagai sungai yang paling menakjubkan diantara sungai yang ada di Kota Pati. Sungai berbeda dengan sungai lain yang biasanya berada di dataran rendah, sungai ini justru berada di atas Pegunungan Kendeng.

Kebun Kopi Jolong

Kabupaten Pati juga memiliki perkebunan kopi di Desa Jolong, Kecamatan Gembong yang kini menjadi sentra penghasil kopi terbesar di Pati. Kawasan objek wisata ini sangat alami karena jauh dari perkotaan dan polusi udara. Bahkan terdapat banyak bangunan khas Belanda bisa Anda temukan saat berada di sini. Hebatnya pengunjung akan berdatangan sekitar 7,4 ribu orang setiap tahun untuk merasakan lokasi yang asri, hijau dan juga teduh.

Kebun Kopi Jolong Pati pada awalnya merupakan sebuah kawasan perkebunan kopi yang saat ini kawasan telah berubah menjadi objek wisata cukup menakjubkan karena berada di atas dataran tinggi atau pegunungan. Untuk bisa datang kesini cukup mudah dengan lokasinya ada di jajaran Gunung Muria. Kebun Jolong juga sering dimanfaatkan anak muda Pati sebagai tempat camping populer.

Bumi Perkemahan Regaloh

Bumi Perkemahan Regaloh merupakan objek wisata alam yang memberikan nuansa khas hutan yang memiliki beragam pepohonan asri. Warna sekitar dan wisatawan sering menggunakan tempat ini untuk kemah dan camping. Sedangkan pada hari biasa dapat dipergunakan untuk tempat nongkrong. Terutama bagi warga sekitaran objek wisata yang sekedar ingin menikmati suasa hutan dengan udara yang sejuk.

Kenyamanan berlibur keluarga bertambah dengan kelengkapan wahana out bon. Seperti permainan Flying fox, dan beberapa ayunan serta gazebo yang bisa digunakan untuk duduk santai bersama keluarga sambi menikmati suasa. Tidak hanya itu, ternyata terdapat tempat budidaya ulat sutera yang paling memikat pengunjung karena tempat tersebut mambu menghasilkan kain sutera terbaik di dunia.

Pintu Gerbang Majapahit

Objek wisata ini menunjukkan adanya sejarah yang akan menambah edukasi. Pintu Gerbang Majapahit adalah situs peninggalan dari cagar budaya purbakala Pati. Kedatangan Anda di sini tidak akan dibuat kecewa karena Anda bisa menemukan gerbang utama dari Kerajaan Majapahit di masa lampau.

Gerbang Majapahit ini merupakan bukti sejarah sistem pemerintahan pada masa lampau pada wilayah pati. Konon banyak cerita yang beredar bahwa orang yang melewati gerbang akan dibawa pada masa lampau di Kerajaan Majapahit dan tidak akan bisa kembali. Agar keaslian dari cagar alam tersebut tetap tergaja. Para warga asli sekitar telah memasang pagar pembatas dan hanya bisa dibuka oleh juru kuncinya saja.

Kran Air Raksasa Melayang

Pati memang telah lama dikenal sebagai Kota Seribu Paranormal. Hal ini bukanlah omong kosong belaka dan terbukti dengan adanya sebuah ikon Kota Pati. Ikon tersebut menggambarkan akan hal lain tersebut yaitu Kran Melayang di pinggir kota. Kran air raksasa bisa terbang melayang di pinggir kota Pati. Bukan merupakan hasil dari aktivitas sihir melainkan berasal dari implementasi ilmu terapan yang begitu mempesona dan menakjubkan.

KOMENTAR