Wisata di Kebun Raya Bogor

390

Kebun Raya Bogor adalah salah satu destinasi yang paling wajib ketika anda berkunjung ke Bogor. Saat ini Kebun Raya Bogor ini menjadi salah satu ikon tempat wisata di Bogor dan di akui oleh UNESCO. Tempat ini merupakan kebun raksasa dan berusia tua yang berdiam di tengah kota Bogor. Keistimewaan Kebun Raya Bogor ini sejak dulu yang dikenal dengan Buitenzorg karena bebas perawatan. Tidak salah lagi hal ini disebabkan karena kota Bogor ini memiliki curah hujan tinggi dan memiliki iklim yang dingin di bandingkan dengan Jakarta.

Melihat dari sejarah sendiri Kebun Raya Bogor awal mulanya bagian samida atau yang biasa di sebut dengan taman buatan. Taman buatan ini telah ada sejak pemerintahan Prabu Siliwangi dari kerjaan siliwangi yang telah tertulis  di sebuah prasasti. Tujuan hutan ini pada jaman dulu karena untuk keperluan pelestarian lingkungan. Setelah Kerajaan Siliwangi takluk oleh kerajaan Banten hutan ini dibiarkan saja. Itulah sejarah singkat Kebun raya Bogor.

Kebun Raya Bogor berada di lahan seluas 87 hektar dengan keberadaan 400 jenis pohon palem, 5000 pohon dari sleuruh negara tropis dan anggrek dengan 3000 varietas. Sir Thomas Stamford Raffles pernah mencetuskan bahwa tempat ini disebut dengan Bogor Botanical garden. Karena Jenderal Hindia Belanda mendatangkan sebuah tanaman Rafles yang ditanam di tempat ini. Raffles ini merupakan ditaman pertama olehnya untuk mengingatkan pada istrinya.

Inilah 5 tempat yang wajib dikunjungi di Kebun Raya Bogor menurut National Geographic

1. Griya Anggrek Kebun Raya Bogor

Tempat ini diresmikan oleh Mantan Presiden Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri pada 25 Mei 2002. Griya ini dibangun untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap angrek alam.

Selain dikhususkan untuk tempat display berbagai anggrek-anggrek spesies dan anggrek hybrid yang sedang berbunga, Kebun Raya Bogor juga menjual bibit jenis anggrek spesies botolan dan non-anggrek dari hasil laboratorium.

2. Museum Zoologi

Museum Zoologi dibangun oleh J.C. Koningsberger, ahli botani berkembangsaan Jerman yang juga merupakan perintis dari Kebun Raya Bogor. Museum yang terletak di area belakang Laboratorium Treub ini memiliki berbagai koleksi flora dan fauna yang diawetkan. Salah satu koleksi fauna yang dimiliki Museum Zoologi adalah kerangka paus biru yang merupakan mamalia terbesar di dunia.

3. Kolam Gunting

Tempat ini merupakan lokasi yang sangat mudah diakses oleh pengunjung. Terletak di Jalan Kenari 1 yang memiliki area parkir kendaraan roda empat. Pengunjung dapat duduk santai dengan dikelilingi oleh pepohonan yang rindang sambil melihat aktivitas burung pemangsa ikan dan menikmati pemandangan Istana Bogor.

4. Tugu Reinwardt

Pendiri Tugu Kebun Raya Bogor adalah Caspar Georg Karl Reinwardt. Berada di sisi timur Danau Gunting, lebih tepatnya dibelakang Pelataran Istana Bogor. Tugu ini diresmikan oleh Duta Besar Jerman untuk Indonesia Joachim Broudre-Groger pada 2006 untuk mengenang dan sebagai bentuk penghargaan kepada Reindwardt

5 Makam Belanda

Komplek permakaman ini merupakan tempat yang memiliki nilai sejarah. Permakaman ini sudah ada sebelum Kebun Raya Bogor didirikan oleh Reinwardt. Di komplek permakaman ini, terdapat 42 makam tokoh yang telah mengabdikan dirinya di Kebun Raya Bogor, diantaranya adalah makan D.J. de ee Erens, gubernur jenderal yang menjabat pada 1836 – 1840, Ary Prins seorang ahli hukum yang pernah mejabat sebagai gubernur jendral Hinda Belanda, dan ahli biologi yang juga anggota The Netherlands Commissions for Natural Sciences, Heinrich Kuhl dan J.C. Van Hasselt.

Lokasi Kebun Raya Bogor

Kebun Raya Bogor ini Berada di Jalan Ir. H. Juanda No.13 Bogor, Jawa Barat. Untuk dari Jakarta selatan cukup berkendara kurang lebih 60 Km.

KOMENTAR