Maskapai Stop Penerbangan dari dan ke Cina

274

Virus Corona yang berasal dari Wuhan China dan penyebarannya semakin meresahkan, akhirnya membuat pemerintah melakukan pelarangan penerbangan dari dan ke China mulai hari Rabu mendatang Pukul 00.00

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta seluruh maskapai, baik maskapai asing maupun maskapai nasional untuk menunda penerbangan dari dan ke seluruh destinasi di Cina Daratan mulai hari Rabu mendatang, 5 Februari 2020, pukul 00.00 WIB. Penundaan penerbangan dikecualikan untuk destinasi Hong Kong dan Macau.

Penundaan penerbangan sementara ini, kata Budi Karya, untuk melindungi masyarakat dari risiko tertular Virus Corona. “Mengingat salah satu yang menjadi potensi masuknya penyebaran virus adalah akses transportasi udara yang erat kaitannya dengan keluar masuknya penumpang internasional,” ujarnya, di Jakarta, 2 Februari 2020.

Dengan keputusan ini, seluruh maskapai Indonesia diminta untuk menunda seluruh rencana penerbangan dari dan ke seluruh destinasi di Cina daratan sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian. Begitu juga maskapai asing yang melakukan penerbangan dari Cina menuju Indonesia, termasuk penerbangan transit dari Cina diminta untuk menunda sementara penerbangan menuju Indonesia.

Lebih jauh Pemerintah meminta maskapai nasional maupun asing untuk mempersiapkan diri dengan tetap mengutamakan kepentingan konsumen dan menyampaikan rencana penundaan sedini mungkin sesuai prosedur yang berlaku agar kerugian penumpang dapat diminimalisir. Saat ini tercatat lima maskapai nasional yang mengoperasikan penerbangan ke Cina yaitu Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Lion Air dan Sriwijaya Air.

Instruksi penundaan penerbangan ini merespons perkembangan wabah Virus Corona akhir-akhir ini menyusul peningkatan skala epidemik virus tersebut dan status darurat global yang ditetapkan WHO. Selain itu, kebijakan tersebut juga menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia dalam rapat terbatas hari ini.

Kian merebaknya Virus Corona membuat pemerintah Indonesia memutuskan untuk menutup akses dari dan ke Cina. Pendatang dari negara tersebut untuk sementara tidak diperbolehkan masuk dan transit di Indonesia. Hal ini berlaku bagi siapapun yang telah berada di Cina selama 14 hari.

Langkah Indonesia ini mengikuti beberapa negara yang telah lebih dulu memberlakukan larangan masuk bagi warga Cina untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona. Sejumlah negara itu adalah Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Malaysia, dan Singapura.

Selanjutnya penerbangan langsung dari dan menuju ke sana akan mulai ditutup sementara mulai Rabu pekan depan yakni 5 Februari 2020 pukul 00.00 WIB. “Pemerintah meminta warga negara Indonesia untuk sementara tidak melakukan perjalanan ke mainland China,” kata Retno di Landasan Udara Halim Perdanakusumah, Ahad, 2 Febaruari 2020.

source : bisnis.tempo.co

KOMENTAR